Asa tertuda menyulut derita
Namun bermandi asa tak lantas bahagia
Meski harapan menjadi nyata,
Harapan-harapan yang lain muncul tiba-tiba
Bak rasa dahaga meminum air samudera:
Makin banyak diminum haus makin terasa.
Ah, manusia tak ada puasnya.
Asa tertuda menyulut derita
Namun bermandi asa tak lantas bahagia
Meski harapan menjadi nyata,
Harapan-harapan yang lain muncul tiba-tiba
Bak rasa dahaga meminum air samudera:
Makin banyak diminum haus makin terasa.
Ah, manusia tak ada puasnya.
kepuasan itu tertinggal di redup pandangmu
ketika senja mengajak usia menjelajahi malam
melupakan kantuknya
masak manusia bisa puas?
paling setegukan minuman
lalu terlelap kan?
Pak edi Asa karo mimpi samakah?
Ketika mimpi menyeruak dibenak, kapan dapat mewujudkannya. Akankah mimpi hanya sebagai bumbu tuk kt tetp punya harapan dimasa depan.
Edi: anggap saja begitu lah… Eh, tapi lebih tepatnya asa = harapan. Putus asa = putus harapan, bukan putus mimpi. menurut ane, mimpi bukan bumbu, tapi semacam resep masakan yang belum kita coba. Kapan kita menikmati sebuah hidangan, adalah ketika kita mencoba meracik bumbu yang telah tersedia… lho? jadi laper!