Sehat!

Pertamakali menginap di asrama Al Multazam langsung membuat tanganku gatal ingin menuliskan sesuatu. Bagaimana tidak, banyak hal berkesan di sini yang sayang untuk tidak dibagikan kepada siapapun. Dari udaranya yang sejuk karena dekat dengan gunung, areanya yang luas, hingga aktivitas para santri yang beraneka ragam. Pokoknya aku harus menuliskannya di blog ini!

Hal yang membuatku sanang dan mungkin akan menjadikanku betah berada di sini adalah jaminan pola hidup sehat dalam aktivitas sehari-hari. SIT Al Multazam memiliki banyak sarana olahraga yang bias dimanfaatkan oleh seluruh civitasnya. Pun bila tidak kebagian tempat, olahraga lari menjadi pilihan yang menyenangkan, sebab pemandangan yang indah siap menyambut kita pada setiap jengkal nafas yang terbuang. Pola makan di asrama juga diatur dengan baik. Setiap hari selalu disediakan menu yang bervariasi, dengan gizi yang seimbang, dan ada pula buah-buahan segar. Tidah hanya itu, kudengar hidangan yang disediakan oleh dapur Al Multazam ternyata bebas vetsin.

Udara yang sejuk menjadi garansi hidup di area ini. Apalagi polusi udara di sini bisa diminimalisir. Tidak ada angkutan umum yang lewat di dekat kompleks sekolah. Untuk mencapai SIT Al Multazam, aku harus ngojek sejauh kurang lebih 2 kilometer. Asap rokok pun menjadi hal yang sangat jarang ditemui. Hamper di setiap sudut sekolah dijumpai peringatan “Kawasan Bebas Rokok”. Begitu pula, setahuku, tak satupun karyawan/guru yang hoby merokok. Sungguh, aku tidak pernah menemukan kawasan seideal ini sebelumnya.

Pola hidup sehat di Al Multazam sudah kurasakan hasilnya sehari semenjak aku tinggal di sini. Ya, aku sebenarnya mempunyai penyakit aneh yang seringkali kurasakan: Gusi berdarah serta perasaan mual sertiap hendak gosok gigi di pagi hari. Tidak jarang aku sering muntah pada waktu sikat gigi menyentuh gerahamku. Saat berada di rumah, aku berusaha mengobatinya dengan minum ramuan habbatussauda. Namun kadang penyakit itu masih kurasakan. Namun hal itu tidak kurasakan saat pertama kali hendak shalat malam di sini. Kaget, senang, bercampur bahagia kurasa saat perasaan mual tak kurasakan di pagi itu.

Allahumma ‘afini fii badani.. Allahumma ‘aafini fii sam’i… Allahumma ‘aafini fii bashori… Aku yakin, tak akan sia-sia doa yang seringkali kubaca di pagi hari itu…

2 Respon untuk Sehat!

  1. alhamdulillah….ane dgarnya jd senang….
    tingkatkan syukurnya….
    oh ya,,,plgpsti jd gemuk….he he he

  2. semoga Allah SWT selalu menjaga keistiqomahan…dan menggolongkan kita kedalam orang-orang yang senantiasa bersyukur.

    salam kenal

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s