Butuh Motivasi

“Biarlah keletihan-demi keletihan itu melatihmu

Agar tak lagi tertatih-tatih merintih

lewati titian rintangan”

Aduh, susah banget sih bikin puisi. Sekian lama merenung, kok hanya  menghasilkan beberapa kata, itu pun mirip dengan puisi yang telah kutulis beberapa bulan yang lalu. Padahal dahulu pernah merasa agak produktif menulis puisi.

Tidak hanya puisi, blogku juga sudah sekian lama tak terisi kata-kata. Akankah kesibukan kembali menjadi sebuah alasan? Hm.. Entahlah. Terus terang diri ini mengakui, bahwa paling tidak dalam sehari ada waktu satu dua jam untuk sekedar menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan. Fasilitas (baca: laptop) yang sejak dahulu kuimpikan juga sudah ada di tangan. Sungguh, aku tidak lagi punya alasan yang logis untuk mengapologi ketidakproduktifan ini.

Banyak penulis mengakui bahwa proses mengawali sebuah karya adalah sesuatu yang sangat sulit dilakukan. Begitu pula diriku. Namun tidak jarang juga beberapa baris kata telah tertulis, diri ini tiba-tiba menghentikannya begitu saja. Akhirnya kusadari, bahwa diri ini butuh seorang motivator sejati. Kutunggu aksimu kelak wahai calon istri…..

Kuningan, 6 Agustus 2010

3 Respon untuk Butuh Motivasi

  1. Siip pak..

    Jangan lupa undang saya kalo udah fix ya..

    hehe..

    (hq-anak 10.1 dulu)

  2. oh begitu to maksudnya..hmm

  3. Kalo udah punya istri, ati2 dcemburui gara2 megang laptop mulu :)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s