Sungguh, kegagalanku pada usaha yang pertama tidak menyurutkan langkahku untuk menghikhtiarkan pendamping hidup. Yang ada justru semangatku yang bertambah. Telah dikhitbahnya dua orang akhwat yang diusulkan kepadaku memberi motivasi tersendiri bagiku. Artinya, apabila diriku berdiam diri terlalu lama, maka tidak menutup kemungkinan akhwat yang nantinya menjadi targetku tiba-tiba dikhitbah oleh ikhwan lain. Ah, sebuah pikiran yang buruk. Tapi tak apalah, biar diri ini termotivasi untuk cepat bergerak.
Ehm…. Kebetulan diri ini sebenarnya telah memendam rasa kepada seorang akhwat yang pada tulisan ini belum akan kusebutkan namanya.( Hehe.. tulisan ini dibuat saat khitbah belum dilaksanakan. Aku takut akan terjadi sesuatu yang tidak baik jika ada ‘oknum’ yang membuka-buka netbook-ku, lalu membaca tulisan ini). Getaran hati ini sebenarnya ada setiap kali berpapasan dengan akhwat itu. Sejak pertama bertemu. Lanjut membaca →