MEMBUAT PARTITUR ACAPELLA SEDERHANA

Kebanyakan tim acapella (menurut pengamatan penulis), hanya menggunakan feeling ketika membuat arransemen lagu acapella. Tidak salah memang. Yang penting bagaimana agar nasyid yang disenandungkan itu enak didengar, tentu dengan pembagian suara yang sesuai feeling tadi. Namun, bagi tim nasyid pemula, menemukan feel yang pas tidaklah mudah. Butuh waktu berbulan-bulan untuk tim nasyid pemula bisa sampai pada tahap harmonis ketika hanya mengandalkan feeling. Namun dengan metode sederhana ini, tim nasyid acapella pemula bisa dengan cepat bisa menggarap lagu yang diinginkan. Pengalaman penulis, butuh waktu hanya beberapa kali pertemuan agar sebuah tim nasyid bisa menampilkan sebuah lagu nasyid yang harmonis enak didengar (syarat : tahu atau mau belajar nada).

Seperti apa sih metodenya? ,mari kita simak…. Continue reading “MEMBUAT PARTITUR ACAPELLA SEDERHANA”

Iklan

Kuda Besi Itu…

Kuda besi itu…

Meningatkanku saat kau rela menggerutu

Sebab harus tunda keinginan menggebu

Belanja di swalayan

 

Demi Kuda besi itu…

Kau bangun benteng nan kokoh

Penahan berjuta keinginan

 

Demi kuda besi itu

Kau pelihara rasa kasihan

meratapi buah hati terbiasa tak jajan

 

Kuda besi itu

Menumbuhsuburkan semangat menabung

Hingga asa meraihnya tak terbendung

Jadi kenyataan

 

Kuda besi itu

Lambang perjuangan

 

 

 

Aerio 2003 -ku (1)

Siapa yang tidak ingin mempunyai kendaraan roda 4? semua orang pasti menginginkan hal itu. Bukan masalah gengsi atau gaya hidup, saat ini mobil sudah bisa dibilang menjadi kebutuhan keluarga indonesia jaman now, terutama bagi pasangan yang memiliki anak lebih dari 2. Bagi saya, mempunyai mobil sebenarnya bukan target utama pada tahun 2018 ini. Selain anak baru punya 2, sebenarnya ada kebutuhan lain yang jauh lebih penting. Namun dengan berbagai pertimbangan- salah satunya kalau musim hujan bepergian dengan motor suka kasihan dengan anak yang tidak nyaman dengan mantel- akhirnya saya dan istri sepakat untuk membeli mobil pada tahun ini. Apalagi kalau mengingat biaya pendidikan anak-anak ke depannya, tahun-tahun mendatang belum tentu juga bisa menyisihkan uang untuk membeli kendaraan impian.

Dengan penghasilan  yang pas-pasan, tentu kami harus realistis dalam memilih kendaraan. Kredit kendaraan baru? hmm, kami sangat berusaha menghindari pinjam dari bank. Pembayaran kredit untuk membangun rumah beberapa tahun yang lalu saja masih menyesakkan dada sampai saat ini (hehe). Akhirnya kami sepakat untuk membeli kendaraan bekas yang masih layak kira-kira keluaran antara tahun 2010-2013. Setelah berburu ke berbagai Situs jual mobil, ternyata mobil dengan keluaran tahun tersebut tidak masuk di anggaran… hehe

Sebenarnya ada beberapa jenis mobil yang pas di anggaran. Seperti Hyunday Atoz, Avega, KIA, dan lainnya. Namun mungkin memang belum rizki kami, sebab ketika ditanyakan ke penjual, ternyata mobil-mobil yang ditawarkan rata-rata sudah terjual. Pencarian pun terus berlanjut. Namun karena susah mencari yang pas dengan kondisi keuangan,  Kriteria mobil pun akhirnya kami turunkan. Bagi kami, asalkan mobil bagus, asalkan keluaran tahun 2000 ke atas, tidak masalah.

Saat berselancar di Facebook, seseorang menawarkan mobil Aerio ke kami. Kami pun mencari iformasi tentang jenis mobil ini. Kesimpulannya adalah bahwa Aerio adalah mobil bagus. Sayang orang yang menawarkan ke kami domisilinya di Tasikmalaya, dan harga yang ditawarkan kurang pas dengan anggaran.

Pada waktu mencari ke situs jual beli online, istri menemukan ada orang Cirebon yang menjual Aerio dengan harga yang lebih terjangkau. Kami pun survey ke Cirebon. Sayangnya pada waktu itu saya belum bisa menyetir. Jadilah saya meminta tolong kepada saudara untuk melakukan pengecekan. Beberapa hari kemudian, saudara saya memberi kabar bahwa  dia sudah mengecek dan tidak menemukan masalah pada mobil. akhirnya transaksi pun dilakukan. Aerio 2003 jatuh kempemilikannya kepada kami.

(bersambung)

 

Kapan Anda Terasa “Melayang”?

Hasil Seleksi SNMPTN Undangan telah diumumkan. Beberapa murid saya diterima di jurusan Favorit yang sebenarnya susah untuk masuk ke sana karena banyak pesaingnya. saya pun sempat pesimis dia akan diterima di jurusan itu. Namun karena itu sudah menjadi cita-citanya, maka dia tetap pada pendiriannya untuk memilih jurusan itu. Untuk berjaga-jaga jikalau tidak diterima, anak ini pun mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi Mandiri dengan mengikuti bimbingan belajar yang diselenggarakan oleh lembaga tertentu. Continue reading “Kapan Anda Terasa “Melayang”?”

Me-lagu-kan Materi Pelajaran

Saya merasa sudah berkali-kali mengulang sebuah materi. Namun bagi beberapa murid, ternyata seperti masuk ke telinga kanan, keluar lewat telinga kiri. Tidak ada bekas yang berarti. Sementara, beberapa dari mereka suka sekali menyanyi. Hebatnya, dengan hanya beberapa kali mendengar lagu, anak-anak biasanya hafal lirik beserta nadanya. Ah, kenapa tidak bikin saja lagu dari materi pelajaran? Tapi itu repot. Anak-anak harus menghafal lirik sekaligus nada yang baru. Kalau begitu, lebih baik membuat lirik berkaitan dengan materi mata pelajaran) dari Lagu yang sudah mereka kenal. Misalnya seperi ini:

Materi : Karkteristik laposisan Atmosfer (GEOGRAFI KELAS X)

ATMOSFER ADA 5

(Menggunkan nada lagu ‘Balonku’)

 

Atmosfer ada Lima

Beda-beda namanya

Troposfer, Stratosfer, Mesosfer

Termosfer dan Eksosfer

 

Troposfer tempat cuaca

Stratosfer Ozon berada

Mesosfer alangkah dinginnya

Meteor hancur karenanya

 

Termosfer panas suhunya

Glombang radio dipantulkannya

Di Eksosfer gravitasi tak ada

pesawat bisa parkir di sana.

 

Bagaimana menurut anda? Agak anek sih. Terkesan ‘maksa’ tapi lumayan mengena. Belum dicoba Efektivitasnya, tapi perlu dicoba.

 

Saat ‘Anak’ terkontaminasi TELEVISI

Ijinkan saya menulis tentang pengalaman hidup. Sebab saya pernah hidup di masa lalu, dan hal ini tidak dialami, atau belum tentu dialami anak-anak yang hidup di masa kini. Masa kecil saya sangat berkesan dan terekam dengan baik di memori otak ini. Dahulu memang belum ada kamera, komputer atau perangkat keras yang bisa membantu menyimpan memori itu. Bahkan foto hasil cetakan masa kecil saya nyaris tak ada yang tersisa karena rusak dimakan usia. Continue reading “Saat ‘Anak’ terkontaminasi TELEVISI”

Membiasakan Gemar Membaca Dari Kecil

Kadang diri ini terharfafa bacau melihat si Fafa anak saya yang baru berusia 4 tahun tiba-tiba pegang buku mewarnai, lantas membaca judul atau bacaan yang terapat di buku itu dengan terbata-bata. Atau, ketika Dia membuka-buka buku di atas kamar hingga tertidur pulas dengan buku yang masih berada di dekatnya. Pernah juga anak itu mengajak kami ke Gramedia, sekedar untuk membeli buku baru lagi buatnya, sembari merengek-rengek: “Buku yang kemarin kan udah dibaca semua Bi…” Continue reading “Membiasakan Gemar Membaca Dari Kecil”

MAU JADI APA BUMI TANPA ISLAM?

Kemerosotan Moral, Awal Kehancuran Dunia

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Az-Zumar :53)

Diakui atau tidak, saat ini degradasi moral telah melanda dunia. Bagaimana tidak, perbuatan yang pada masa lalu dianggap tabu, tidak beradab, atau tidak berperikemanusiaan, kini menjelma menjadi sesuatu yang biasa nan lumrah. Bahkan tidak jarang, gejala kemerosotan moral dianggap sebagai gaya hidup. Sehingga orang yang meninggalkannya justru dianggap telah ketinggalan jaman. Continue reading “MAU JADI APA BUMI TANPA ISLAM?”

Blog di WordPress.com.

Atas ↑